1843228

Akhlak Istri Rasulullah yang Wajib Ditiru Muslimah

Rasulullah SAW merupakan panutan hidup bagi umat muslim di dunia. Sikap dan sifat Rasulullah patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya diteladani dalam urusan ibadah, Rasulullah juga memiliki cara yang patut diteladani untuk membahagiakan istri-istrinya. Meski begitu, istri Rasulullah SAW juga melakukan hal yang demikian kepada suami. Istri Rasulullah adalah seorang perempuan yang sangat dimuliakan oleh Rasulullah SAW, seperti pada sabda Rasulullah SAW :

Orang yang mulia dari kalangan laki-laki adalah banyak, akan tetapi wanita yang paling mulia adalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun dan keutamaan seorang Istri Rasulullah diatas wanita tersebut adalah seperti keutamaan tsarid atas segala makanan” (HR. Bukhari : 5/2067 dan Muslim : 2431)

Ada beberapa akhlak istri Rasulullah SAW yang patut ditiru oleh muslimah, di antaranya sebagai berikut.

  1. Setia

Sikap istri Rasulullah sebagai kunci rumah tangga yang bahagia adalah kesetiaan. Saat itu Rasulullah SAW memberikan Aisyah, istri Rasulullah sebuah pilihan, apakah beliau ingin tetap bersama Rasulullah dengan kehidupan yang sederhana atau bercerai dan mendapatkan dunia. Maka jawaban Aisyah adalah beliau memilih tetap bersama Rasulullah SAW apapun kondisinya sehingga hal ini yang membuat istri-Aisyah istri Rasulullah SAW yang lain mengikuti pilihan Aisyah istri Rasulullah.

  1. Taat Kepada Suami

Sikap selanjutnya yang patut diteladani adalah taat kepada suami. Seperti yang kita tahu, ridha Allah bagi istri ada pada suami. Oleh karena itu, Aisyah istri Rasulullah senantiasa melaksanakan pekerjaan rumah tangga pada pagi hari. Aisyah melakukannya tanpa sedikitpun mengeluh.

  1. Betah di Rumah

Rumah adalah sebaik-baik tempat untuk wanita berlindung dari bahaya dan fitnah. Wahai wanita muslimah, Allah SWT telah memerintahkan kepada istri Rasulullah SAW
Allah SWT berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu.” (QS. Al-Ahzab [33]: 33)

Syaikh Abdurrahman as-Sa’di berkata,
Wanita hendaknya tinggal di rumah agar lebih selamat dan kehormatan dirinya terjaga, dan bila keluar tidak berhias diri atau tercium aromanya sebagaimana wanita jahiliah yang tidak mengenal syari’at Islam. Ini semua dalam rangka membendung kejahatan yang menimpa kepada wanita dan penyebabnya.” (Tafsir al-Karimur Rahman, 1:663)

Saat seorang wanita betah berada di rumah, maka itu sangat membantu pekerjaan rumah, mendidik anak, dan dapat menghibur suami saat hendak pergi dan pulang.

 

  1. Pandai Menghibur Suami

Khadijah istri pertama Rasulullah SAW pernah menentramkan Rasulullah dari rasa takut saat malaikat Jibril mendatangi Rasulullah untuk menyampaikan wahyu yang pertama kalinya. Sikap ini perlu diteladani oleh istri muslimah yang sayang kepada suami. Hendaknya pandai meghibur suami pada saat dilanda kesedihan baik karena musibah yang menimpa atau kesulitan yang dihadapinya, atau kekurangan harta, sehingga kehidupan rumah tangga tetap baik dan sejahtera.

 

  1. Tidak Menentang Suami

Aisyah istri Rasulullah adalah sosok istri yang tidak pernah sekalipun menentang perintah Rasulullah SAW selama sembilan tahun mereka menjalani rumah tangga. Seperti halnya ketika ada sesuatu yang menganggu perasaan Rasulullah SAW, maka dengan menggunakan isyarat saja, Aisyah istri Rasulullah pasti langsung menghindari dan menyingkirkannya.

 

  1. Tenang Ketika Marah

Cepat marah dan emosi merupakan salah satu sifat yang datang dari setan. Sebagai seorang muslim, hendaknya kita menahan amarah. Aisyah istri Rasulullah SAW memiliki hati yang lembut, hangat, setia, dan penuh cinta kepada suaminya. Tak hanya itu, Aisyah juga menebar kedamaian. Rasulullah pernah mengatakan kepada Aisyah istri Rasulullah, “Sungguh aku mengetahui marah dan lapangmu saat kamu tenang”

 

Sobat Duha, itulah beberapa akhlak istri Rasulullah yang patut ditiru agar kehidupan rumah tangga menjadi tenang dan bahagia. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *