Cokelat

Inilah Makanan yang Perlu Diperhatikan untuk Berbuka Puasa

 

Seluruh umat muslim di dunia tengah berbahagia, pasalnya bulan Ramadhan penuh berkah telah tiba. Selama satu bulan penuh, umat muslim melaksanakan kewajiban berpuasa. Tak hanya untuk beribadah, ternyata berpuasa juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh loh, Sobat Duha. Namun, ada beberapa makanan yang perlu diperhatikan dan dihindari selama Ramadhan khususnya pada saat berbuka. Makanan apa saja ya?

  1. Cokelat

Ini akan menjadi berita buruk bagi pecinta cokelat. Ternyata cokelat dapat meningkatkan asam lambung lebih banyak jika dibandingkan dengan makanan lain. Cokelat mengandung lemak, kafein, dan kandungan kokoa yang dapat memicu produksi asam lambung. Karena kandungan tersbut, sudah pasti cokelat tidak dianjurkan untuk berbuka puasa karena dapat menyebabkan perut perih dan tidak nyaman.

  1. Gorengan

Gorengan sudah seperti menjadi makanan wajib berbuka puasa bagi orang Indonesia. Namun, ternyata gorengan bukanlah pilihan yang tepat untuk berbuka puasa. Meskipun gorengan sudah menjadi favorit kita semua, gorengan mengandung lemak tinggi apalagi kalau minyak yang digunakan berkualitas buruk. Lemak yang terkandung di dalam gorengan juga dapat memicu asam lambung naik.

  1. Makanan pedas

Meskipun makanan pedas jarang menjadi pilihan berbuka, namun tak sedikit juga orang yang memilih menu makanan ini. Para penderita penyakit maag sudah pasti sangat tidak dianjurkan berbuka puasa dengan menu makanan pedas karena akan menyebabkan asam lambung naik yang menyebabkan perut perih di bagian atas.

  1. Produk susu tinggi lemak

Semua makanan yang mengandung lemak tinggi dapat meningkatkan asam lambung yang dapat menyebabkan mual sesaat sehingga perut terasa begah atau penuh dan kembung. Produk susu tinggi lemak juga berupa produk olahan susu seperti keju, mentega, dan yoghurt. Jika Anda ingin tetap mengonsumsi susu atau makan keju, sebaiknya tunggu perut terisi makanan dahulu.

  1. Minuman berkafein dan bersoda

Berbuka dengan kopi atau minuman bersoda bukanlah pilihan yang tepat karena minuman-minuman yang mengandung kafein dan soda dapat menarik cairan tubuh sehingga berpotensi menyebabkan dehidrasi.

  1. Daging tinggi lemak

Mengonsumsi daging dengan lemak tinggi ternyata dapat memicu asam lambung secara tidak langsung. Mengonsumsi daging sapi dan daging kambing dapat meningkatkan risiko asam lambung dalam waktu yang lama. Makanan yang berlemak setelah berjam-jam dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena bersifat asam untuk perut. Oleh karena itu, lebih baik hindari mengonsumsi daging tinggi lemak saat berbuka, cobalah menggantinya dengan daging yang lebih muda dan tanpa lemak.

Itulah makanan dan minuman yang perlu dihindari saat berbuka, Sobat Duha. Kalau ada makanan yang perlu dihindari, pasti ada makanan dan minuman yang direkomendasikan untuk berbuka puasa, dong. Inilah beberapa makanan dan minuman yang direkomendasikan saat berbuka.

  1. Kurma

Kurma merupakan salah satu makanan yang familiar untuk berbuka puasa. Kurma juga merupakan makanan kesukaan Rasulullah Muhammad SAW. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍفَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air. (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad, 3/164, hasan shahih).

Buah ini tidak hanya terkenal di Timur Tengah, melainkan juga di Indonesia. Tak hanya rasanya yang manis, kurma yang mengandung mineral dan kalsium bisa menjadi penawar asam lambung usai berpuasa.

  1. Air mineral

Saat berpuasa, tubuh mengalami dehidrasi dan kekurangan cairan. Meminum air mineral saat berbuka dapat memulihkan kembali energi dan kondisi tubuh agar prima.

  1. Madu

Kandungan antioksidan dalam madu dapat mencegah penyakit kanker dan risiko terkena penyakit jantung. Madu baik untuk berbuka karena dapat memperlancar metabolisme tubuh setelah seharian berpuasa dan dapat memperlancar sistem pencernaan.

  1. Beras merah

Beras merah juga direkomendasikan untuk berbuka puasa. Karbohiderat yang terkandung di dalam beras merah lebih kompleks jika dibandingkan dengan beras putih biasa.

  1. Air kelapa murni

Ketika siang hari saat berpuasa, tubuh lebih banyak kekurangan cairan tidak seperti di hari biasanya. Meminum air kelapa murni bisa jadi solusi. Namun, air kelapa haruslah yang benar-benar murni dan tidak dicampurkan dengan gula atau santan yang dapat merusak elektrolit yang dikandung.

Saat berpuasa, menjaga kesehatan sangat perlu agar ibadah tetap aman dan lancar. Meski siang harinya banyak sekali godaan makanan dan minuman yang nampaknya terasa nikmat dinikmati saat berbuka, namun Anda juga perlu memperhatikan bahaya yang mungkin Anda alami setelah mengonsumsinya. Maka dari itu, kita harus tetap memperhatikan makanan dan minuman apa yang dikonsumsi dan apa saja yang harus dihindari saat berbuka. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *