5-Tantangan-Keungan-Syariah-di-Indonesia-01-Finansialku

Mengenal Keuangan Syariah

Hasil gambar untuk keuangan

 

Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama muslim terbanyak di dunia, sehingga wajar bila setiap kegiatannya berlandaskan syariah termasuk dalam sistem keuangannya. Hal ini terbukti dari mulai banyaknya perbankan syariah. Tak hanya itu, kini sistem keuangan syariah juga sudah mulai menjamur. Yuk cari tahu yang dimaksud keuangan syariah hingga hal-hal yang dilarang dalam pengelolaannya!

PENGERTIAN  KEUANGAN SYARIAH

Sistem keuangan syariah sudah tak asing lagi dalam perekonomian di Indonesia, bahkan saat ini sedang menjadi tren. Sebelum meggunakan sistem keuangan ini, sudahkah Anda memahami apa yang dimaksud dengan keuangan syariah? Sistem keuangan syariah merupakan salah satu sistem yang digunakan dengan metode prinsip Islami dasar syariah sebagai acuannya. Tak hanya itu, sistem keuangan syariah juga menggunakan dasar hukum Islam sebagai pedomannya.

Prinsip dasar keuangan syariah ini berasal dari aturan yang sudah ditetapkan pada Al-Quran dan sunah. Pada sistem keuangan syariah melarang adanya riba, perjudian, penipuan, monopoli, penimbunan barang, gharar, dan lain-lain. Intinya, sistem keuangan syariah yaitu mengalihkan dana yang sudah tersedia atau biasa disebut lonable funds yang berasal dari nasabah kepada pengguna dana.

KEGIATAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

Pertama, sistem keuangan syariah memperhatikan sumber perolehan dana seperti mudharabah, sala, murabahah, istishna, musyarokah, ijarah, dan lain-lain. Kedua, prinsip investasi. Sebelum Anda ingin menginvestasikan uang, kenali dulu prinsip “fungsi uang sebagai alat tukar bukan sebagai barang dagangan atau komoditi yang diperjualbelikan.” Ketiga, penggunaan dana. Dalam kegiatan manajemen keuangan syariah, penggunaan dana harus jelas tujuannya seperti untuk melaksanakan kewajiban zakat, infaq, waqaf, memenuhi kebutuhan hidup, shadaqah, dan lain-lain.

HAL-HAL YANG DILARANG DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN SYARIAH

Dalam sistem keuangan syariah ada beberapa transaksi yang dilarang oleh Allah SWT. Adapun kegiatan yang dilarang diantaranya:

  1. Riba

Secara bahasa, riba berarti tambahan. Riba diartikan sebagai penambahan atau harta pokok yang diambil dari suatu transaksi tanpa adanya pengganti. Larangan riba sudah jelas tertera di dalam Al-Quran, salah satunya dalam surat Al Baqarah ayat 275-278 yang isinya tentang “Meninggalkan riba atau sistem bunga dan kembali kepada sistem ekonomi syariah.”

  1. Maysir

Secara bahasa, Maysir berarti memperoleh suatu keuntungan dengan mudah tanpa harus bekerja keras. Maysir termasuk dalam aktivitas judi, yang juga merupakan salah satu kegiatan yang dilarang Allah SWT yang sudah tertera di dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 90 tentang “Meninggalkan segala bentuk usaha yang spekulatif atau perjudian.”

  1. Gharar

Gharar atau gharir adalah istilah dalam kajian hukum islam yang berarti keraguan, tipuan, atau tindakan yang bertujuan untuk merugikan orang lain. Dalam pengertian yang lebih sederhana, gharar adalah semua jual beli yang mengandung ketidakjelasan atau keraguan tentang adanya komoditas yang menjadi objek akad, ketidakjelasan akibat, dan bahaya yang mengancam antara untung dan rugi seperti pertaruhan dan perjudian.

  1. Boros

Boros merupakan salah satu sifat dasar manusia. Ternyata, larangan boros juga sudah jelas tertera dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 26-27 tentang “Meninggalkan segala bentuk pemborosan harta.”

Seperti itulah sistem keuangan syariah mulai dari pengertian hingga hal-hal yang dilarang di dalam pengelolaannya. Kini sistem keuangan syariah sudah bisa menjadi pilihan Anda sebagai pilihan transaksi keuangan, bukan? Duha Syariah bisa menjadi pilihan layanan keuangan berbasis syariah yang tepat untuk Anda. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *