motivasi berhijrah

Motivasi Untuk Kamu Yang Ingin Berhijrah

Istilah hijrah kini marak diserukan di kalangan anak muda. Apalagi kampanye hijrah banyak disampaikan selebrita tanah air lewat media sosial. Kehidupan artis yang selama ini dianggap glamour, bebas, dan terlalu duniawi akhirnya berbalik arah untuk semakin dekat dengan aturan agama. Memang di jaman sekarang dimana perilaku manusia makin menjadi – jadi, pergaulan makin bebas, mudahnya kita teperdaya oleh hingar bingar nikmat dunia semakin menjauhkan kita pada aturan agama. Salah satu cara untuk kembali ke jalan yang lurus ialah dengan berhijrah.

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً

“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak” [An-Nisaa/4 : 100]

Namun seiring berjalannya waktu untuk  tetap memiliki niat yang kuat dan istiqomah dalam berhijrah dibutuhkan motivasi yang kuat. Motivasi tidak hanya dari dalam diri tapi juga dari lingkungan sekitar. Berikut motivasi yang kamu perlukan jika ingin istiqomah dalam berhijrah ;

  1. Kuatkan Niat Berhijrah Hanya Untuk Allah

Bisa saja niat kita berhijrah karena ingin disukai seseorang atau teman, atau ingin ikut – ikutan saja biar dianggap ‘kekinian’. Coba luruskan lagi apa niat kamu dalam berhijrah. Sebaiknya niat berhijrah hanya untuk mendapatkan rahmat Allah.  Ketika seseorang berniat untuk hijrah semata karena Allah Ta’ala maka mereka memperoleh ampunan dan nikmat yang mulia. Sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ;

ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍْﻷَﻋْﻤَﺎﻝُ ﺑِﺎﻟﻨِّﻴَّﺎﺕِ ﻭَﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻟِﻜُﻞِّ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﻣَﺎ ﻧَﻮَﻯ . ﻓَﻤَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻪِ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻪِ، ﻭَﻣَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﻟِﺪُﻧْﻴَﺎ ﻳُﺼِﻴْﺒُﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﻳَﻨْﻜِﺤُﻬَﺎ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺎ ﻫَﺎﺟَﺮَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ

“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau mendapatkan wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia inginkan itu.”

  1. Cari Ilmu Sebanyak – Banyaknya

Mulailah cari ilmu agama sebanyak – banyaknya. Mulai dari mendatangi acara – acara kajian, mendengarkan lewat Youtube, dan terpenting pelajari Al Qur’an & Hadist. Diibaratkan orang yang sedang dalam perjalanan untuk berpindah tempat pasti membutuhkan peta sebagai penunjuk arah. Sama halnya orang yang sedang berhijrah membutuhkan petunjuk yaitu Al Qur’an.   Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

“Katakanlah: ‘Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Quran itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)’” (QS. An-Nahl: 102).

  1. Cari Lingkungan / Teman Yang Membantumu Untuk Istiqomah

Tidak semua lingkungan bisa menerima perubahanmu setelah berhijrah. Misalnya untuk wanita yang tiba – tiba menggunakan hijab atau pria yang mulai memelihara jenggotnya. Bisa jadi mereka menerimamu atau malah menjauhimu. Saat itu kamu bisa memfilter teman – teman yang bisa menjadi pendampingmu dalam berhijrah, menerima perubahan, mau sama – sama menggali ilmu agama.

Perumpamaan bagi orang – orang shalih yang bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya diutarakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ;

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.”

  1. Tetap Sabar Terhadap Godaan

Niat baik tidak selamanya berjalan mulus, pasti ada godaan dan tantangan. Misalnya kamu berada di posisi dimana kamu harus melepas hijab demi mendapatkan pekerjaan tertentu, atau orang – orang yang selalu mengkritik perubahanmu, baik penampilan maupun perilaku. Tetaplah sabar dan minta pertolongan pada Allah.

“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang mujairin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia. (Qs. Al-An’fal, 8:74).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *