hijrah

Mengenal Istilah Hijrah Bagi Seorang Muslim

Kata Hijrah saat ini cukup popular di kalangan millennial, apalagi banyak selebriti & artis yang menyerukan tentang hijrah. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan hijrah ? Kata Hijrah berasal dari Bahasa Arab yang artinya menjauhkan dari, berpindah tempat, atau meninggalkan sesuatu. Dalam sejarahnya Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat hijrah dari Mekah ke Madinah demi mempertahankan dan menegakan risalah Allah, berupa akidah dan syariat islam.

Makna hijrah juga bisa diartikan dengan kembali memulai kehidupan beragama. Mematuhi perintah – Nya dan menjauhi larangan-Nya. Menjadi pribadi yang lebih baik sesuai dengan tuntunan agama. Perintah berhijrah tertulis Al-Qur’an, diantaranya :

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berhijrah di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Baqarah 2:218).

“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang mujairin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia. (Qs. Al-An’fal, 8:74)

Niat Berhijrah

Dari ayat – ayat di atas ditegaskan bahwa niat berhijrah hanya untuk mendapatkan rahmat Allah bukan karena ingin dilihat orang lain atau butuh pengakuan dari orang lain.  Ketika seseorang berniat untuk hijrah semata karena Allah Ta’ala maka mereka memperoleh ampunan dan nikmat yang mulia. Sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ;

ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍْﻷَﻋْﻤَﺎﻝُ ﺑِﺎﻟﻨِّﻴَّﺎﺕِ ﻭَﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻟِﻜُﻞِّ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﻣَﺎ ﻧَﻮَﻯ . ﻓَﻤَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻪِ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻪِ، ﻭَﻣَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﻟِﺪُﻧْﻴَﺎ ﻳُﺼِﻴْﺒُﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﻳَﻨْﻜِﺤُﻬَﺎ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺎ ﻫَﺎﺟَﺮَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ

“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau mendapatkan wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia inginkan itu.”

Cara Mulai Berhijrah

  1. Luruskan Niat

Niat manusia terkadang berubah – ubah, agar tetap istiqamah dalam berhijrah hendaknya meluruskan niat dengan memohon pertolongan Allah.

Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata,

ما عالجت شيئا أشد علي من نيتي ؛ لأنها تتقلب علي

“Tidaklah aku berusaha untuk mengobati sesuatu yang lebih berat daripada meluruskan niatku, karena niat itu senantiasa berbolak-balik”

  1. Perhatikan Lingkungan Sekitar

Hendaknya ketika kita sudah berniat untuk hijrah, mulai lah mencari lingkungan yang baik dan bergaul dengan orang – orang shalih. Mencari sahabat yang saling mengingatkan dan menasehati untuk senantiasa dekat dengan Allah. Perumpamaan orang – orang shalih yang bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya diutarakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ;

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.”

  1. Senantiasa Mencari Ilmu dan Mengamalkan Al Quran

Diibaratkan orang yang sedang dalam perjalanan untuk berpindah tempat pasti membutuhkan peta sebagai penunjuk arah. Sama halnya orang yang sedang berhijrah membutuhkan petunjuk yaitu Al Qur’an.   Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

“Katakanlah: ‘Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Quran itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)’” (QS. An-Nahl: 102).

Gimana Sobat DuHa? Apakah kamu sudah berniat untuk hijrah? Yuk mulai niatkan hijrah dari sekarang!

One Comment

  1. Assalamualaikum..

    Mau memperkenalkan aplikasi kami, untuk para jomblo yg masih mencari pasangan hidup untuk menuju surga :) aamiin

    Taaruf - HalalAja
    https://play.google.com/store/apps/details?id=com.HalalAja.app4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *