seni lukis dalam islam

Seni Lukis Dalam Islam

“Sejarah seni lukis dalam Islam dimulai dari karya-karya yang
dibuat pada abad ke-7 oleh orang-orang yang hidup di tempat
berpopulasi muslim.”

Berbeda dengan seni kaligrafi, seni lukis dalam islam kurang mendapat perhatian. Menggambar sosok tokoh muslim bukanlah sebuah tradisi, bahkan ada larangan untuk menggambarkan sosok Nabi Muhammad S.A.W.

Namun dalam perjalanannya, penyebaran & pengajaran agama seringkali dilakukan melalui berbagai media, salah satunya lewat lukisan. Sebagai contoh lukisan dengan potongan ayat Al- Quran di dalamnya, atau sebuah gambar menampilkan bangunan Ka’bah.

Sejarah Seni Lukis Dalam Islam

Menurut catatan sejarah, beberapa karya seni lukis dalam bentuk lukisan dinding ditemukan pada masa pemerintahan daulat Umayyah dan daulat Abbasiyah di Syria dan Mesopotamia. Tetapi karya lukis ini tidak memberikan informasi tentang siapa pelukisnya. Apakah seniman Islam atau seniman non-Islam yang sengaja dipekerjakan oleh khalifah-khalifah tersebut untuk memenuhi selera keindahan penguasa Islam. Untuk menjadi pelukis pada masa itu mendapatkan kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan beradab dan beragama. Hal ini ditunjukkan melalui munculnya karya- karya yang dihormati. Namun, menjadi pelukis pada waktu itu memerlukan tidak hanya kepandaian melukis, namun juga menguasai ilmu-ilmu lain seperti matematika, astronomi, kaligrafi, dan sastra.

Karya-karya yang hebat termasuk Shah-namah karya Firdausi pada tahun 1009 Masehi, dan Iskandar-namah karya Nizami pada tahun 1202 Masehi. Kedua karya merupakan puisi dalam bentuk buku. Dapat ditemukan ilustrasi-ilustrasi dan pandangan seniman Muslim dalam puisi-puisi tersebut.

Pertentangan Seni Lukis Dalam Islam

Hingga saat ini, masih banyak pertentangan tentang karya seni di dunia islam. Seringkali isu yang ada seperti karya seni yang “meniru” ciptaan Allah S.W.T atau berusaha menyaingi kesempurnaan Allah S.W.T. Meski begitu ada juga yang berpendapat bahwa mustahil bagi manusia untuk menciptakan sesuatu yang mampu menyamai ciptaan Allah S.W.T.

Di Eropa, seni rupa cukup populer dikarenakan budaya turun-menurun dari bangsa Eropa itu sendiri. Sekarang pun, sangat mudah menemukan lukisan-lukisan di dinding istana dan gambar ilustrasi dalam buku-buku ilmu pengetahuan.

Nah, untuk Sobat DuHa yang memang pecinta seni, bisa menentukan sendiri karya seni seperti apa yang bisa diterima bagi seorang muslim. Tentunya mengekspresikan jiwa seni dalam diri harus juga sesuai dengan aturan agama. Mau cari lukisan-lukisan muslim yang keren untuk hiasan dinding rumah? Yuk cek di duniahalal.com 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *